Detail Berita

Informasi lengkap seputar berita dan kegiatan Prodi BKI

Uncategorized

Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa Gelar Program Pendampingan dan Pemulihan Psikososial bagi Lansia Penyintas Banjir di Desa Cempa Aceh Tamiang

Administrator
19 August 2026
16 views
3 menit baca
Bagikan:
Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa Gelar Program Pendampingan dan Pemulihan Psikososial bagi Lansia Penyintas Banjir di Desa Cempa Aceh Tamiang

Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa Gelar Program Pendampingan dan Pemulihan Psikososial bagi Lansia Penyintas Banjir di Desa Cempa Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, 19 Agustus 2026 — Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Program Pendampingan dan Pemulihan Psikososial bagi Lansia Penyintas Banjir Bandang di Desa Cempa, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian akademik Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa dalam memberikan dukungan psikologis dan sosial kepada masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia yang terdampak bencana banjir bandang. Program ini bertujuan membantu para lansia dalam proses pemulihan psikososial, penguatan ketahanan diri, serta membangun kembali rasa aman dan optimisme setelah menghadapi pengalaman traumatis akibat bencana.

Kegiatan pengabdian tersebut dipimpin oleh Marimbun, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa, bersama Wan Chalidaziah, M.Pd., selaku Sekretaris Program Studi, serta Fitria Husna, M.A., dosen Prodi Bimbingan dan Konseling Islam. Tim pelaksana juga melibatkan mahasiswa BKI, yaitu Ayu dan Zuhrah, sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 22 orang lansia Desa Cempa, Aceh Tamiang, menjadi peserta dalam kegiatan ini. Para peserta mendapatkan pendampingan melalui pendekatan bimbingan dan konseling Islam yang menekankan aspek penguatan psikologis, dukungan emosional, penerimaan terhadap pengalaman sulit, serta peningkatan motivasi untuk menjalani kehidupan pascabencana.

Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian juga memberikan ruang bagi para lansia untuk berbagi pengalaman, menyampaikan perasaan, serta memperoleh dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu mengurangi dampak psikologis akibat bencana serta memperkuat kemampuan adaptasi para lansia dalam menghadapi situasi kehidupan yang berubah.

Ketua Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa, Marimbun, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dari kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik pascabencana, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan spiritual masyarakat, terutama para lansia yang memiliki kerentanan lebih tinggi,” ujar Marimbun.

Program Pendampingan dan Pemulihan Psikososial bagi Lansia Penyintas Banjir Bandang ini menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa, Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis masyarakat melalui layanan bimbingan, konseling, dan pendampingan berbasis nilai-nilai kemanusiaan serta keislaman.

Tim Pelaksana Kegiatan:

  1. Marimbun, M.Pd. — Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

  2. Wan Chalidaziah, M.Pd. — Sekretaris Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

  3. Fitria Husna, M.A. — Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

  4. Ayu — Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

  5. Zuhrah — Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Lokasi: Desa Cempa, Kabupaten Aceh Tamiang
Tanggal Pelaksanaan: Rabu, 19 Agustus 2026
Tema Kegiatan: Program Pendampingan dan Pemulihan Psikososial Lansia Penyintas Banjir Bandang
Peserta: 22 orang lansia Desa Cempa, Aceh Tamiang

Berita Terkait

Lihat Semua →