Detail Berita

Informasi lengkap seputar berita dan kegiatan Prodi BKI

Uncategorized

Rangkaian Pendampingan Psikososial Lansia Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Resmi Ditutup

Administrator
26 August 2026
20 views
3 menit baca
Bagikan:
Rangkaian Pendampingan Psikososial Lansia Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Resmi Ditutup

Rangkaian Pendampingan Psikososial Lansia Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Resmi Ditutup

Aceh Tamiang, 26 Agustus 2026 — Rangkaian kegiatan pendampingan psikososial bagi lansia penyintas banjir yang dilaksanakan oleh Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa bersama Malaysia Relief Agency (MRA) resmi ditutup setelah seluruh agenda di Desa Cempa dan Desa Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, selesai dilaksanakan.

Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama antara FUAD IAIN Langsa dan Malaysia Relief Agency dalam bidang sosial kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaannya turut didukung oleh ZAKIM melalui bantuan kemanusiaan yang disalurkan melalui MRA kepada masyarakat terdampak banjir.

Pada kegiatan lanjutan, tim pendamping kembali memberikan penguatan psikososial kepada para lansia melalui kegiatan berbagi pengalaman, dialog kelompok, penguatan spiritual, serta aktivitas yang membantu peserta mengekspresikan perasaan secara sehat. Para lansia memperoleh ruang yang aman untuk menceritakan pengalaman selama menghadapi banjir dan berbagai perubahan yang dialami setelah bencana.

Pendampingan dilakukan menggunakan pendekatan bimbingan dan konseling berbasis nilai kemanusiaan dan keislaman. Tim juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap menjaga hubungan sosial, saling mendukung, dan membangun kembali rasa aman serta harapan dalam menjalani kehidupan pascabencana.

Selain memberikan dukungan psikologis dan spiritual, tim pelaksana menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penyintas sekaligus menjadi bentuk kepedulian nyata dari lembaga pendidikan dan organisasi kemanusiaan terhadap masyarakat terdampak banjir.

Antusiasme para peserta terlihat dari keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung. Para lansia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan terbuka dan aktif. Interaksi yang terbangun antara peserta dan tim pendamping juga memperkuat rasa kebersamaan serta dukungan sosial di tengah proses pemulihan pascabencana.

Penutupan Kegiatan

Rangkaian kegiatan secara resmi ditutup oleh Wakil Dekan III FUAD IAIN Langsa, Dr. Danil Putra Arisandy, M.Kom.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan psikososial merupakan bentuk nyata kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat, terutama dalam membantu kelompok rentan yang terdampak bencana.

Dr. Danil menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan fisik. Kondisi psikologis, sosial, dan spiritual para penyintas juga membutuhkan perhatian agar mereka mampu bangkit, beradaptasi, dan menjalani kehidupan dengan rasa aman serta harapan yang lebih kuat.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Malaysia Relief Agency, ZAKIM, pemerintah desa, masyarakat setempat, serta seluruh tim pendamping yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Kolaborasi lintas lembaga dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang menyeluruh dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan hari ini. FUAD IAIN Langsa berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikososial,” ujar Dr. Danil Putra Arisandy, M.Kom.I

Penutupan kegiatan ditandai dengan penyampaian ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, doa bersama, serta dokumentasi antara tim pelaksana, mitra, dan masyarakat. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendampingan.

Melalui kegiatan ini, FUAD IAIN Langsa bersama MRA dan ZAKIM berharap ketahanan psikososial para lansia penyintas banjir di Aceh Tamiang semakin kuat. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi awal dari program pendampingan yang lebih berkelanjutan serta memperluas kolaborasi dalam bidang kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan: Pendampingan Psikososial Lansia Penyintas Banjir, Penyaluran Bantuan Kemanusiaan, dan Penutupan Kegiatan
Hari/Tanggal: Sabtu, 22 Agustus 2026
Lokasi: Desa Cempa dan Desa Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang
Pelaksana: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Langsa bersama Malaysia Relief Agency
Pendukung: ZAKIM melalui Malaysia Relief Agency
Penutup kegiatan: Wakil Dekan III FUAD IAIN Langsa, Dr. Danil Putra Arisandy, M.Kom.I

Berita Terkait

Lihat Semua →