Langsa, 30 April 2026 — Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa bekerja sama dengan Persatuan Konselor Pendidikan Malaysia (PEKA) menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kapasitas bertema Trauma Recovery Relawan Mahasiswa IAIN Langsa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, di Aula SBSN IAIN Langsa, pukul 09.00–17.00 WIB.
Pelatihan ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama internasional antara Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa dan PEKA Malaysia dalam penguatan kapasitas mahasiswa di bidang pendampingan psikososial dan pemulihan trauma. Peserta kegiatan berasal dari mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam serta Psikologi Islam, dengan pendampingan langsung dari dosen kedua program studi tersebut.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber dari PEKA Malaysia, yaitu Dr. Datin Siti Taniza Toha, Presiden Persatuan Konselor Pendidikan Malaysia, dan Muhammad Saffuan Abdullah, KB, PA, Managing Director of Training and Counseling Academy PEKA. Sementara itu, Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa, Marimbun, S.Pd.I., M.Pd., bertindak sebagai moderator.
Dalam pelatihan ini, peserta memperoleh penguatan mengenai konsep dasar trauma recovery, keterampilan awal pendampingan psikososial, serta peran relawan mahasiswa dalam membantu individu atau kelompok yang mengalami tekanan psikologis akibat peristiwa krisis. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, dan penguatan kasus-kasus yang relevan dengan situasi lapangan.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik konseling kelompok yang difasilitasi langsung oleh rombongan PEKA Malaysia. Sebanyak tujuh perwakilan PEKA yang hadir turut mendampingi peserta sebagai konselor kelompok. Melalui sesi ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis mengenai dinamika konseling kelompok, keterampilan mendengarkan secara empatik, membangun kepercayaan, serta membantu peserta mengekspresikan pengalaman dan perasaan secara lebih sehat.
Kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme mahasiswa terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti materi, berdiskusi, dan terlibat dalam praktik konseling kelompok. Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa IAIN Langsa, khususnya mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam serta Psikologi Islam, untuk menjadi relawan yang lebih siap, peka, dan terampil dalam memberikan dukungan awal bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan trauma recovery.
Melalui kegiatan ini, IAIN Langsa dan PEKA Malaysia menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kompetensi konseling, pendampingan psikososial, serta pengembangan kapasitas mahasiswa sebagai calon tenaga profesional di bidang bimbingan, konseling, dan kesehatan mental.